Apa Saja Fitur Baru pada FL Studio 11?

Image-line sebagai perusahaan pengembang DAW FL Studio telah mengumumkan rilis versi terbaru pada April 2013 lalu. Versi terbaru ini berseri “11” di mana merupakan lanjutan dari seri sebelumnya yaitu FL Studio 10. Bagi yang belum tahu apa itu FL Studio bisa baca dulu artikel Fruityloops Studio – Produksi Lagu Menjadi Lebih Mudah. Lalu apa saja fitur-fitur baru dari FL Studio 11 ini?

Pertama kali saya menginstal FL Studio 11, perbedaan pertama yang saya sadari saat membuka DAW ini adalah tampilannya. Tidak terlalu signifikan namun dari segi penampilan interface-nya terlihat lebih halus dari versi sebelumnya.

Perubahan lain yang saya sadari adalah isi dari folder “Packs” (folder yang berisi suara-suara instrumen dan plugin instrumen). Ada banyak penambahan sample audio baru, sample drum, drum loops, Fx dan vocals. Suara-suara sebelumnya masih dipertahankan pada Folder “Legacy” dengan sedikit modifikasi pengelompokan kategori suaranya dibanding FL sebelumnya.

Selanjutnya  saya menemukan beberapa Plugin Instrumen Generator baru. Beberapa Plugin instrumen yang paling menarik perhatian saya adalah “Bass Drum” dan “GMS”. Kedua Plugin ini bisa menjadi menu baru bagi Anda produser musik elektronik dalam melakukan synthesis suara. Plugin-plugin terdahulu masih dapat digunakan dengan beberapa pengembangan.

Penemuan-penemuan tersebut adalah penemuan yang saya sadari, selain itu saya tidak menemukan adanya perubahan yang siginifikan dari segi fungsi. Dengan perasaan penasaran saya mencoba membuka “Help index” dan melihat halaman “What’s New?”. Di dalam situ ternyata memang tidak ada perbuahan mayor pada FL Studio 11 ini, pengembangan hanya sebatas penambahan fungsi-fungsi shortcut, pengembangan performa dan berbagai update minor lainnya.

Berikut ini adalah list pengembangan yang dilakukan pada FL Studio 11 yang dikutip dari site resmi Image-Line.
Notable New Features
  • Performance mode – Trigger Playlist Clips live using a mouse, touch screen, typing keyboard or MIDI controller. Supports APC20/40, Launchpad, Lemur, Block, Maschine/Mikro, padKONTROL, QuNeo, Traktor Kontrol (and more).
  • Multi-touch support - FL Studio and some plugins now respond to Multi-touch with Microsoft gesture functions supported.
  • Playlist - 199 Playlist tracks, increased from 99.
  • Linking includes MIDI input port - Links now remember the MIDI input port used to avoid conflict between controllers.
  • Playlist & Piano roll – Horizontal & vertical movement locking. Shift is horizontal lock & Ctrl is vertical lock when dragging items.
  • Piano roll - Glue notes, Mouse wheel velocity, Monophonic step entry mode & Chop chords tool.
  • Right-click data entry - Most controls now allow a Right-click option to type in values.
  • Plugin Picker - Right-click to open a plugin and its presets in the Browser. Start typing plugin names to highlight entries.
  • Mixer - Page Up/Down keyboard keys cycle through the current mixer track's plugin windows.
  • Options - Play truncated notes in clips restores notes overlapping slice points in Pattern Clips. Click and hold functions. GUI animation level now selectable from sober to entertaining.
          Source: http://www.image-line.com/documents/flstudio.html

Untuk lebih jelasnya saksikan video showcase keren dari FL Studio 11 untuk mengetahui presentasi dari fungsi-fungsi barunya berikut ini:


Dapat ditarik kesimpulan perubahan pada FL Studio 11 tidak berpengaruh signifikan bagi produser musik bergenre pop/rock atau genre musik-musik analog pada umumnya, walaupun ada hal-hal baru yang cukup membantu dalam memproduksi jenis lagu ini. Lain lagi ceritanya jika Anda produser musik elektonik, perubahan akan lebih terasa, seperti penggunaan layar sentuh yang bisa dilakukan pada komputer/laptop keluaran terbaru.

Dalam blog ini saya membuat sebuah tutorial membuat lagu menggunakan FL Studio, dan tutorial saya buat menggunakan FL Studio 10. Beberapa waktu lalu ada yang bertanya kepada saya, “Apakah bisa mengikuti ‘tutorial’ menggunakan FL Studio 11?” Jika mengacu pada pembahasan pada artikel ini saya rasa bisa, karena tidak ada yang berubah dari fungsi-fungsi mendasarnya.

Perubahan yang harus diperhatikan adalah struktur folder “Packs”, karena dalam tutorial saya menggunakan beberapa ilustrasi penggunaan sample audio yang diambil dari folder Packs ini. Jadi perhatikan lagi suara apa saja yang Anda gunakan dan cek apakah suara masih tersedia atau berpindah tempat pada FL Studio versi terbaru ini.

Bagi yang ingin mengerti fungsi-fungsi dasar FL Studio bisa mengikuti tutorialnya melalui link di bawah ini:

Daftar Isi Tutorial Membuat Lagu (Fruityloops)



Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel