Music Tutorial: Membuat Lagu Pemula dengan Fruityloops Part 4.2

Ini adalah tutorial lanjutan dari Membuat Lagu Pemula dengan Fruityloops Part 4.1. Artikel saya bagi menjadi dua bagian agar tidak terlalu panjang dan memusingkan. Mengatur konfigurasi input suara pada komputer sudah kita lakukan pada tutorial Part 4.1, mengaktifkan input suara hingga terdeteksi pada FL Studio juga sudah kita bahas, setelah suara masuk sekarang kita belajar bagaimana merekamnya.

Recording FL Studio

Setelah suara terdeteksi dengan benar oleh FL Studio, kita sudah dapat merekamnya dengan langkah-langkah yang akan dijeabarkan berikut ini:

Langkah 1

Pastikan playback telah Anda ganti ke “song mode”. Jangan gunakan ‘pattern mode’ saat ingin merekam. Panduan merubah playback mode ada di sini.

Langkah 2

Klik kiri tombol “record” pada ‘transprot panel’ (warna merah Gambar 11).

Gambar 11
Sesaat, akan muncul gambar seperti di bawah ini jika Anda klik record untuk yang pertama kalinya.

Gambar 12
Abaikan saja dan saran saya aktifkan tombol ‘Don’t ask this in the future’,  lalu close.

Langkah 3

Setelah “record” aktif (tombol menyala orange), Klik kanan pada tombol record, Anda akan melihat 4 pilihan yaitu "Automation", "Score", "Audio" dan "Record to step sequencer". Di langkah ini hanya centang "Audio" saja, hilangkan centang pilihan lainnya.

Langkah 4

Beralih ke mixer, masih ingat insert track tempat Anda mengaktifkan "input" yang sudah dijelaskan pada tutorial sebelum ini? Jika lupa bisa dibuka lagi ya tutorial Part 4.1-nya. Dalam ilustrasi sebelumnya saya memilih insert track 1 untuk mengaktifkan "Input", jadi Anda juga sama pastikan di bagian bawah dari Insert Track 1 yang bernama “Track Recording Switch” telah aktif, letaknya seperti contoh Gambar 13 di bawah ini.
 
Gambar 13
Jika belum aktif, silahkan aktifkan dengan meng-klik “Track Recording Switch” tepat di bawah insert track pilihan. Saat Anda klik tombol ini, Anda diharuskan untuk memberi nama dari audio yang akan anda rekam. Tentukan lokasi di folder mana Anda ingin menyimpan audio file ini, lalu beri nama dan ‘save.’ Catatan: selalu aktifkan TRACK RECORDING SWITCH tepat di bawah Insert track yang inputnya telah diaktifkan. Jika Anda Aktifkan input di Insert track 8, Track Recording Switchnya tepat di bawahnya insert track 8

Langkah 5

Jika sudah save file audio silahkan tekan tombol play dan bersiaplah karena FL studio akan segera merekam saat playback berjalan. Mainkan lagu saat playback berjalan dan Klik tombol ‘stop’ untuk menghentikan recording kapanpun Anda diinginkan.

Gambar 14
Sesaat kita klik tombol ‘stop’ secara otomatis akan muncul channel baru (zona merah di gambar 14). Setiap channel yang muncul seperti pada gambar 14 mewakili setiap audio yang kita rekam.

Pada bagian playlist, juga akan muncul “audio clip” yang menggambarkan gelombang (wave) dari audio yang kita rekam. Posisi dari audio clip menyesuaikan secara otomatis, tentu saja Anda dapat memindahkan posisinya agar lebih rapih dan tidak membingungkan jika dirasa perlu.

Anda bisa rename setiap audio clip dan melakukan pengaturan dengan cara klik area yang saya beri warna kuning (Gambar 14) atau klik kanan pada channel dari masing-masing audio clip.

Catatan: rename lebih baik dilakukan saat mengaktifkan “Track recording switch”, karena jika Anda rename setelah terekam membuat nama audio clip yang tampak di projek FL Studio dengan nama file audio yang tersimpan di folder komputer Anda menjadi berbeda.

Rename melalui setting channel atau setting audio clip perubahan namanya hanya tampak di FL Studio, sedangkan nama sumber file audio (wave) tidak berubah pada folder directory harddisk, hal ini akan menyulitkan saat kita ingin mengorganisir data-data audio kita di kemudian hari.

Conclusion

Setelah tahu dasar merekam live instrumen, lengkaplah sudah kemampuan teknis mengoperasikan FL Studio. Dalam tutorial ini saya hanya mengajarkan cara paling dasar untuk dapat merekam audio, saya harap Anda terus belajar untuk mengembangkan hal-hal yang tidak saya bahas di sini.

Sebetulnya ada banyak jalan untuk merekam menggunakan FL Studio, nampaknya akan memusingkan jika semua saya bahas di sini. Sebelum saya akhiri, saya telah membuat sebuah lagu singkat sebagai contoh tutorial ini.



Pembuatan lagu ini menggunakan cara dan alat sederhana yang dibahas di sini, alat-alat yang saya gunakan adalah:

1.    Laptop: processor Core 2 duo @2.13GHz 2.13GHz, RAM 2GB
2.    Guitar Cort Solo Series
3.    Dynamic Microphone Philips SBM MD 150 (harga 120.000 IDR)

*semuanya direkam direct menggunakan kabel jack langsung ke laptop via line-in. Instrumen drum dan bass pada lagu menggunakan virtual instrument.

Hasilnya memang tidak bagus, tapi menurut saya cukup sebagai bukti bahwa dengan peralatan sederhana kita sudah dapat berkarya. Minimal Anda bisa membuat lagu dengan hasil rekaman seperti contoh lagu tersebut.

Tutorial ini adalah bagian terakhir dari “Tutorial Membuat Lagu Pemula dengan FL Studio”, terima kasih telah mengikuti tutorial ini dan stay tune di Loovo Blog untuk tutorial-tutorial berikutnya dan ikuti juga berita musik ter-update hanya di loovomusic.com.
Kunci dari keberhasilan membuat lagu ada pada kreatifitas masing-masing, pandai mengoperasikan DAW belum tentu dapat membuat musik bagus dan sebaliknya. Menjadi kreatif bukan hal yang tidak bisa dicapai, semua orang mengetahui, kemauan yang besar adalah kunci sukses untuk mencapai segala sesuatu, hal ini juga berlaku tentang sejauh apa kreatifitas ingin Anda kembangkan. Selamat Berkreasi.
Untuk melengkapi tutorial ini, silahkan mampir ke artikel-artikel berikut:
  1. Apa itu Fruityloops?
  2. Panduan Instalasi Software Musik Studio Fruityloops
  3. Tips Meningkatkan Performa Komputer/Laptop Untuk Fruityloops
  4. Dasar Pembentukan Tangga Nada & Chord 
  5. Membuat Lagu Untuk Pemula dengan Software Fruityloops

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel