Music Tutorial: Membuat Lagu untuk Pemula dengan Fruityloops Part 3

Bagaimana, sudah bisa membuat lagu? Setelah belajar teknis pembuatan lagu Part 1 dan Part 2 tutorial FL Studio Pemula, pasti bisa dong... Sesuai jadwal, sekarang waktunya masuk ke tutorial Part 3, yang baru gabung boleh baca dulu artikel tutorial pertama di sini.

Sekarang kita akan belajar menambahkan efek (FX) pada instrumen di projek lagu yang kita buat. Sebelum masuk ke materi saya ingin jelaskan secara singkat apa yang dimaksud FX dan apa saja kegunaannya.

Membuat Musik Jadi Lebih Indah

Musik akan terdengar lebih menarik dengan balutan efek, terbukti hampir tidak ada lagu komersial yang mengabaikan penggunaan efek. Efek dapat membentuk atmosfer lagu yang dapat mempengaruhi perasaan pendengar, efek juga dapat membantu menyampaikan perasaan sang pencipta kepada pendengarnya.

Penggunaan efek boleh diterapkan pada berbagai instrumen sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, suara vokal dalam rekaman band ‘Andra & the Backbone’ dan ‘Alexa’ yang unik jika dibanding dengan rekaman suara vokal artis lain pada umumnya, dalam hal ini efek juga digunakan untuk membuat karakter seorang musisi dan lagunya menjadi lebih kuat.

Untuk contoh yang lebih jelas mari kita sama-sama sedikit me-review efek dasar pada lagu berjudul “Sweet Disposition” dari The Temper Trap berikut ini.


Di awal lagu kita mendengar permainan gitar dengan suara yang saling bersautan, ini dalah contoh efek delay. Tak lama kita akan mendengarkan suara vokal yang memiliki gaung seperti berada di dalam ruangan yang besar, ini adalah hasil kerja efek reverb.

Ada banyak sekali jenis efek yang bisa digunakan, yang paling umum di antaranya reverb, delay, chorus, phaser dan flanger. Selain itu masih banyak aneka plugin dengan hasil efek yang luar biasa.

Membantu Dalam Proses Mixing Lagu

Apa itu mixing? Singkatnya mixing adalah sebuah proses mengatur balance dan letak suara semua instrumen dalam sebuah lagu, tujuannya untuk membuat lagu jadi lebih mudah dicerna dan menarik bagi pendengar. Dalam proses ini tentu dibutuhkan banyak efek untuk membantu agar suara tidak saling bertabarkan, misalnya. Biasanya mixing dilakukan setelah lagu sudah jadi.

Karena saat ini pembahasan kita bukan seputar mixing, lebih jelasnya akan saya bahas pada artikel terpisah, sekarang kita lanjut dulu tutorial ini. Itulah dua fungsi penting dari efek, Anda bisa berselancar di internet jika membutuhkan info lebih jelas seputar efek.

Pada FL Studio dan DAW lainnya, efek (FX) bekerja sebagai plugin terpisah, sama halnya seperti VST plugin. Kita dapat menginstal efek-efek plugin tambahan secara terpisah untuk digunakan dalam FL Studio. Agar tidak bingung kali ini saya memberikan ilustrasi menggunakan FX plugin bawaan FL Studio. Tanpa panjang lebar kita langsung masuk ke materi yang dimulai dari Mixer pada FL Studio.

Mixer


Kita dapat memberikan FX pada setiap "channel instrumen", caranya kita masukan channel Instrumen ke dalam mixer. Apa itu mixer?

Di dalam dunia nyata (bukan dunia maya) Mixer adalah sebuah alat yang digunakan di studio, panggung dan berbagai aktifitas yang berkaitan dengan audio lainnya. Sesuai namanya, mixer berguna untuk mencampur aduk (mixing) beraneka instrumen menjadi satu.

Semua DAW termasuk FL Studio yang bertindak sebagai virtual studio juga memiliki fitur "mixer". Cara untuk menampilkan "mixer" di FL Studio adalah dengan klik shortcut (area merah gambar 1) atau tekan keyboard “F9”.

Gambar 1
 Sesaat kita tekan tombol itu, "mixer" akan muncul seperti gambar 2 di bawah.

Gambar 2 (klik untuk memperbesar gambar)
Penjelasan

  • Hijau: Insert Track
  • Sesuai gambar pada area berwarna hijau kita akan melihat “Master track". "Master track" adalah tujuan akhir dari semua suara yang kita buat, artinya tanpa pengaturan apapun semua suara otomatis akan masuk ke dalam master track. Coba Anda mainkan lagu dan Anda akan melihat Peak meter menunjukan suara masuk ke "Master track."

    Komponen lain yang terlihat dalam area hijau adalah “Insert track” 1 sampai 8. Total “Insert track” seluruhnya berjumlah 99 track yang bisa kita akses dengan menggeser slider (warna orange gambar 2).

    "Insert track" inilah tempat kita memasukan channel instrumen yang ingin kita beri FX.

  • Kuning: Panning
  • Setelah kita belajar berbagai cara “Panning” di Part 1 dan Part 2, ternyata ada cara lain untuk melakukan panning. Panning juga bisa dilakukan dengan memasukkan "channel instrumen" ke dalam "mixer," lalu lakukan dengan mengatur knob (area kuning gambar 2).

  • Merah: Volume
  • Mengatur volume setiap "channel instrumen" yang masuk ke dalam "mixer insert track."

  • Ungu: Mute-solo Switch
  • Bagian ini berfungsi untuk mematikan suara dari setiap track. Berguna sekali untuk proses mixing di mana ada kalanya kita ingin fokus pada suara tertentu dan mematikan suara untuk sementara. Caranya klik lampu berwarna hijau (area warna ungu gambar 2) untuk mengaktifkan atau me-non aktifkan. Untuk "solo mode" Anda bisa klik kanan pada lampu hijau.

  • Biru: Effects slots
  • Ini adalah tempat di mana kita memasukan efek-efek yang kita butuhkan. Setiap track memiliki 8 buah slot, artinya kita bisa memasukan maksimal 8 buah FX dalam sebuah track. Sebagai contoh, silahkan Anda klik “master track”, Anda akan melihat “Fruity Limiter” terpasang di slot (FL dengan setting default akan terpasang FX “Fruity Limiter” pada “master track”). Lalu, bandingkan dengan "insert track 1," "Track 2" dan seterusnya, Anda akan melihat slot kosong.

    Jika Anda klik "Fruity Limiter" akan muncul window dari FX tersebut. Setiap FX pasti memiliki window tempat kita melakukan pengaturannya.


Memasukkan Channel Instrumen ke Mixer Track

Saya mengasumsikan Anda sudah bisa membuat beat drum atau nada sebuah instrumen, lebih bagus lagi jika Anda sudah membuat lagu sendiri. Jika belum, silahkan Anda mengikuti Tutorial Part 1 dan Part 2 setelah itu bisa kembali mengikuti Part 3 ini.

Untuk memberikan FX sebuah channel instrumen, saya rangkum ke dalam 3 langkah berikut ini.

Langkah 1

Seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan Anda dapat menambahkan FX ke channel/instrumen jenis apapun. Silahkan pilih satu channel instrumen yang ingin Anda beri FX.

Untuk ilustrasi, saya menggunakan "FL Keys" yang akan saya beri "FX Reverb." Silahkan masukkan "FL Keys" ke dalam channel,  akan muncul window dari "FL Keys" dengan Keyboard yang mengeluarkan nada jika kita klik keyboard-nya. Coba Anda klik keyboard dan dengarkan suara piano, Anda akan mendengar suara piano yang polos (tanpa FX).

Langkah 2

Setelah menentukan Instrumen, kita masukan Channel Instrumen (FL Keys) ke dalam mixer, caranya klik kiri channel yang ingin diberi FX (Area merah Gambar 3).

Gambar 3 (klik untuk memperbesar gambar)
Sesaat kita klik channel akan muncul window “channel setting” (warna hijau gambar 3). Setelah itu kita tentukan ke "insert track" berapa kita ingin masukan channel instrumen dengan cara mengatur angka pada bagian FX (warna orange gambar 3). Saya memasukkan ke dalam "insert track 5", cara merubah angkanya "tahan klik di area orange dan naikkan sesuai tujuan insert tracknya" seperti gambar berikut ini.

Gambar 4
Setelah itu mari kita cek apakah channel sudah masuk ke dalam mixer dengan benar. Buka mixer dan coba Anda klik keyboard FL Keys, jika benar Anda akan melihat suara muncul pada Peak Meter Insert Track 5 seperti gambar 5.

Gambar 5 (klik untuk memperbesar gambar)

Langkah 3

Pada langkah 2 kita sudah memasukan Channel Instrumen ke dalam mixer "insert track 5", kita lihat kedelapan slot FX pada insert 5 masih kosong. Masukkan FX ke dalam slot dengan cara klik bagian yang saya beri panah berwarna merah (gambar 5).

Gambar 6 (klik untuk memperbesar gambar)
Kita pilih FX “Fruity Reverb”, contoh cara memilihnya perhatikan "Gambar 6". Setelah kita pilih otomatis slot akan terisi dan muncul window “Fruity Reverb”. Sekarang jika kita klik keyboard FL Keys pasti akan mendengar FX reverb, suara piano menjadi bergema.

Untuk lebih merasakan efeknya silahkan Anda utak-atik setting dari window "Fruity Reverb" yang kita gunakan. Anda bisa coba bereksperimen sebab dan akibat dari setiap knob pada window FX Fruity Reverb. Silahkan Anda coba juga berbagai FX lainnya seperti delay, chorus, phaser dsb. Anda bebas meletakkan FX apapun ke dalam slot sesuai kebutuhan.

Untuk Menghilangkan FX yang sudah terpasang silahkan lakukan langkah 3 dari awal namun pilih “none” (warna kuning gambar 6).

Ada satu fungsi lagi yang menurut saya penting dari mixer, saya akan tunjukan pada gambar di bawah.

Gambar 7 (klik untuk memperbesar gambar)
Merah untuk mengaktifkan/me-nonaktifkan FX yang berguna untuk membandingkan dengan/tanpa FX. Hijau adalah knob untuk mengatur seberapa besar FX mempengaruhi suara asli dari Instrumen. Pengertian mudahnya, knob ini adalah volume dari FX tersebut.

Setelah Anda selesai berkesperimen dan menemukan FX yang pas, Anda bisa menggunakan Instrumen tersebut seperti biasa (menggunakan piano roll dan step sequencer) untuk membuat lagu.

Conclusion

Sebelum saya akhiri, berikut ini beberapa catatan sebagai pedoman tutorial ini
  1. Setiap kita memilih (select) Insert Track pada Mixer akan diikuti dengan optionnya (Gambar 2 Warna Biru) di bagian sebelah kanan (termasuk slot FX). Seperti ilustrasi sebelumnya, kita memasukan FX pada Insert Track 5, jika kita select Insert track lainnya otomatis slot FX akan menjadi kosong. Betul, ini dikarenakan Insert Track lain belum terisi dengan FX.
  1. Kita dapat memasukkan lebih dari satu channel Instrumen ke dalam sebuah Insert Track. Sebagai contoh, Anda memasukkan instrumen gitar dan piano ke dalam Insert Track 5 (langkah 2). Hal ini membuat FX berpengaruh pada kedua channel instrumen dengan konfigurasi yang serupa.
  2. Pada kasus-kasus tertentu cara ini memang dibutuhkan di mana kita harus mengelompokkan beberapa Instrumen. Selain itu, dapat juga untuk meringankan kerja komputer dengan meminimalisir penggunaan FX.
  1. Semakin banyak penggunaan FX tentu akan membebani kinerja komputer, jadi gunakanlah plugin FX sesuai kebutuhan.

Dari Tutorial Part 1, Part 2 sampai Part 3 ini kita sudah memiliki kemampuan teknis dasar yang cukup untuk membuat lagu. Terus berlatih agar lebih mahir mengoperasikan FL Studio ditambah sedikit belajar teori musik dan banyak-banyak mendengar lagu favorit Anda untuk dipelajari dan coba terapkan di FL Studio. Saya telah membuat artikel sebagai panduan mengasah skill non-teknis yang berguna untuk pembelajaran membuat lagu sendiri.

Sampailah kita pada akhir tutorial, jika ada pertanyaan jangan segan untuk bertanya melalui kolom komen di bawah atau kontak saya melalui email loovomusic@gmail.com. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada tutorial Part 4.

Untuk melengkapi tutorial ini, silahkan mampir ke daftar isi tutorial membuat lagu di mana Anda akan mendapatkan gambaran utuh dan urutan lengkap dari tutorial. Daftar isi tutorial membuat lagu dapat diakses melalui link di bawah ini:

Daftar Isi Tutorial Membuat Lagu (Fruityloops)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel