Routing / alur alat - alat untuk rekaman

Setelah beberapa hari pusing karena bingung mau posting apa lagi. Nahh sekarang saya mencoba membuat tutorial tentang routing dari sumber suara sampai terekam hingga bisa terdengar di speaker monitor anda.

Tapi sebelumnya anda harus mengetahui tentang Tutorial: Alat yang dibutuhkan untuk membuat studio rekaman audio sederhana dan Tutorial: software-software yang dibutuhkan/ digunakan untuk studio rekaman

Penyamaan pendapat:♣ SOUNDCARD = CONVETER = AUDIO INTERFACE
♣ SUMBER SUARA = AUDIO SOURCE = SOUND SOURCE
♣ ROUTING = SKEMA = ALUR
♣ GAIN = VOLUME = BESAR KECIL NYA SUARA

1. Langsung ke soundcard
Sederhananya, yaitu dari sumber suara langsung ke soundcard, lalu di kelola di software DAW, dikeluarkan line out soundcard dan dapat di dengar oleh pendengaran kita melalui speaker monitor.

Routing:
♦ sumber suara → in soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor

(Namun cara tersebut pasti banyak kekurangan, entah gain nya yang terekam kecil, noise yang besar, suara yang terdengar seperti di beri FX flanger, mendem dan lain2.)

2. Dengan alat tambahan
Bagus nya di beri alat tambahan seperti Preamp, DI Box, Exiter, Mixer yang ada Preamp nya, Equalizer, FX (stombox) dan lain-lain.

Routing:
♦ sumber suara → alat tambahan → in soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor

Bingung?? Biar tidak bingung langsung ke praktek :D.

A. Merekam vokal
untuk merekam vokal dengan MICROPHONE routing nya ada dua teknik:
Routing:
♦ mic → in soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor
♦ mic → alat tambahan → in soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor

Contoh:
♦ mic condenser → preamp / mixer yang mempunyai panthom power → in soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor

(untuk mic condenser, harus mempunyai power sendiri, yaitu dengan menggunakan preamp / mixer yang mempunyai panthom power)

B. Merekam Guitar / Bass
 Kalo untuk guitar / bass itu punya beberapa teknik


-Dengan teknik direct
Routing:
♦Guitar / bass → in soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor
♦ Guitar / bass → alat tambahan → in soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor

(alat tambahannya bisa berupa preamp, di box, fx stombox, fx digital, head cabinet)
 
Contoh:
♦ Guitar / Bass → FX Stombox → DI Box → Preamp → Head Cabinet → soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor



-Teknik todong
Teknik ini memerlukan amplifier dan microphone (untuk menodong amplifier).
Routing:
♦ Guitar / Bass → Alat Tambahan → Head Ampli → Amplifier → Todong Dengan Mic → Alat Tambahan → soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor

Contoh:
♦ Guitar / Bass → FX Stombox → DI Box → Preamp → Head Cabinet → Amplifier → todong dengan Microphone → Preamp → soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor
(contoh routing di atas bisa diubah2 sesuai dengan kebutuhan dan selera)


C. Record Drum
♦ Untuk merekam drum, soundcard anda harus mempunyai 8 atau lebih channel input. Dan anda harus mempunyai mic yang sesuai jumlahnya dengan banyaknya Kit drum (snare, kick, dll) yang ingin di todong.

Routing
♦ Drum → Di Todong Dengan Mic → alat tambahan → soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor

Contoh:
♦ Drum → Di Todong Dengan Mic → preamp → Mixer → soundcard → diolah di software daw → out soundcard → speaker monitor

Semoga bermanfaat :D
Salam

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel